Educational Trip: SMP Telkom Padang Hadirkan Pengalaman Belajar Budaya dan Seni di FIB Unand

Gambar 1. Foto bersama pimpinan FIB Unand dengan guru SMP Telkom dan seluruh siswa SMP Telkom

Suasana berbeda hadir di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas (FIB Unand) pada Senin, 5 Oktober 2026. Sebanyak kurang lebih 150 siswa SMP Telkom Padang bersama guru mengikuti Educational Trip: SMP Telkom Padang Goes to Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas. Kunjungan ini menjadi ruang perjumpaan antara siswa dan lingkungan perguruan tinggi melalui rangkaian kegiatan yang memadukan pengenalan akademik, seni, budaya, kreativitas, dan interaksi langsung.

Sejak awal kegiatan, suasana dibuat interaktif. Siswa diajak mengikuti pembukaan yang berlangsung di Ruang Seminar FIB Unand. Kegiatan tersebut turut dihadiri Dekan FIB Unand Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., jajaran pimpinan, ketua program studi, dosen, tenaga kependidikan, dan mitra dari SMP Telkom Padang. Kehadiran para siswa menjadi bagian istimewa dalam kegiatan yang mempertemukan dua lingkungan pendidikan dengan karakter yang berbeda, tetapi memiliki perhatian yang sama terhadap proses pembelajaran dan pengembangan potensi generasi muda.

Kegiatan dibuka oleh Dekan FIB Unand, Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum. Pembukaan tersebut menjadi awal dari rangkaian kegiatan yang dirancang agar siswa tidak hanya datang untuk melihat lingkungan kampus, tetapi juga memperoleh pengalaman melalui keterlibatan langsung dalam aktivitas yang disiapkan oleh FIB Unand. Dalam suasana yang hangat, para siswa diajak mengenal FIB Unand sebagai lingkungan akademik yang dekat dengan budaya, sejarah, bahasa, seni, dan kreativitas.

Perjumpaan antara SMP Telkom Padang dan FIB Unand juga diperkuat melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Implementation Agreement (IA). Penandatanganan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan setelah sambutan dari kedua pihak. Kerja sama ini menjadi penanda adanya komitmen bersama untuk membangun hubungan yang dapat mendukung kegiatan pendidikan dan pengembangan potensi siswa.

Gambar 2. Penandatanganan PKS dan IA antara FIB Unand dengan SMP Telkom Padang

Setelah sesi pembukaan dan penandatanganan kerja sama, para siswa mendapatkan kesempatan menyaksikan sejumlah penampilan dari Unit Kegiatan Mahasiswa FIB Unand. Pertunjukan BSTM menjadi salah satu penampilan yang memperkenalkan seni dan budaya tradisional Minangkabau kepada para peserta. Suasana semakin semarak ketika Teater Langkah tampil di hadapan para siswa. Setelah itu, Komunitas Cermin juga hadir memberikan penampilan sebelum siswa memasuki sesi kegiatan yang lebih interaktif.

Bagian yang menjadi salah satu pengalaman utama dalam kunjungan ini adalah sesi groupping. Para siswa dibagi ke dalam beberapa kelas dan mengikuti aktivitas sesuai dengan bidang yang telah disiapkan. Pembagian tersebut membuat siswa dapat terlibat lebih dekat dengan kegiatan seni dan budaya melalui praktik langsung.

Siswa kelas VII D mengikuti kelas origami Senbazuru: Seribu Lipatan, Satu Harapan. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal seni melipat kertas sekaligus mengikuti proses kreatif secara langsung. Sementara itu, siswa kelas VII A mengikuti kelas tari Minang yang dilaksanakan di area gazebo FIB Unand.

Kelompok lainnya mengikuti latihan musik tradisional Minangkabau. Kegiatan tersebut memberikan pengalaman kepada siswa untuk mengenal musik tradisional melalui praktik dan interaksi langsung. Sementara itu, kelas olah vokal dilaksanakan bersama Komunitas Cermin dan Teater Langkah untuk siswa kelas VII E dan VII B. Pembagian kegiatan tersebut membuat kunjungan berlangsung dinamis karena setiap kelompok mendapatkan pengalaman yang berbeda sesuai aktivitas yang diikuti.

Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya menjadi peserta yang menyaksikan berbagai pertunjukan. Mereka juga diberi ruang untuk mencoba, berinteraksi, dan belajar secara langsung. Pola kegiatan seperti ini membuat budaya hadir sebagai pengalaman yang dapat dilihat, didengar, dipraktikkan, dan dirasakan dalam suasana yang lebih dekat dengan kehidupan siswa.

Bagi FIB Unand, kunjungan seperti ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan lingkungan perguruan tinggi sekaligus menunjukkan bahwa pembelajaran budaya dapat berlangsung dengan cara yang kreatif dan menyenangkan. Interaksi antara siswa, guru, dosen, tenaga kependidikan, dan komunitas seni juga membuka ruang pertukaran pengalaman antara lingkungan sekolah dan perguruan tinggi.

Dekan FIB Unand, Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum., menyampaikan apresiasi atas kunjungan SMP Telkom Padang ke FIB Unand. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi pengalaman berharga bagi siswa untuk mengenal budaya sekaligus melihat secara langsung kehidupan akademik di perguruan tinggi. “Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi para siswa untuk belajar melalui pengalaman langsung. Di FIB Unand, mereka dapat mengenal budaya, seni, dan kreativitas sekaligus melihat bahwa proses belajar dapat berlangsung melalui interaksi dan praktik. Kami berharap pengalaman hari ini dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, kecintaan terhadap budaya, dan semangat mereka untuk terus belajar,” ujar Prof. Dr. Ike Revita.

Kegiatan Educational Trip SMP Telkom Padang Goes to Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas juga memperlihatkan bahwa perjumpaan antara sekolah dan perguruan tinggi dapat dikemas dalam bentuk yang lebih dekat dengan dunia siswa. Pengetahuan mengenai budaya tidak hanya disampaikan melalui penjelasan, tetapi dihadirkan melalui berbagai aktivitas yang memungkinkan siswa terlibat secara langsung.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan suasana hangat antara keluarga besar SMP Telkom Padang dan FIB Unand. Kunjungan tersebut diharapkan menjadi awal dari hubungan yang lebih erat dan berbagai bentuk kolaborasi pada masa mendatang. Sebagaimana disampaikan dalam penutupan kegiatan, pengalaman yang diperoleh para siswa diharapkan dapat menjadi bekal dalam perjalanan pendidikan mereka dan mendorong mereka untuk terus mengeksplorasi potensi yang dimiliki.

Melalui Educational Trip ini, FIB Unand tidak hanya menjadi tempat yang dikunjungi, tetapi juga menjadi ruang belajar yang mempertemukan siswa dengan seni, budaya, kreativitas, dan kehidupan akademik.

Penulis: Humas FIB Unand