Mahasiswi Sastra Inggris FIB Unand Ikuti Program Equity di Vietnam, Perkuat Isu Gender dan Budaya
Mahasiswi Sastra Inggris FIB Unand Ikuti Program Equity di Vietnam, Perkuat Isu Gender dan Budaya

Gambar 1. Pertemuan Alma Fathiinah Rianto, mahasiswi Jurusan Sastra Inggris FIB Unand, dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Ho Chi Minh, Vietnam
Padang, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui partisipasi mahasiswa dalam berbagai program internasional. Hal ini diwujudkan melalui keikutsertaan Alma Fathiinah Rianto, mahasiswi Jurusan Sastra Inggris FIB Unand, dalam Program Equity yang dilaksanakan di Ho Chi Minh, Vietnam.
Program Equity merupakan program internasionalisasi pendidikan tinggi sebagai bentuk implementasi nyata dari komitmen Universitas Andalas dalam mendukung tercapainya SDGs, khususnya SDG 5 tentang kesetaraan gender (Gender Equality). Dalam program ini, Alma mengangkat fokus pada pertukaran budaya Indonesia, khususnya budaya Minangkabau melalui sistem matrilineal, sebagai perspektif dalam memahami isu-isu gender di tingkat global.
Kegiatan ini berlangsung selama dua minggu, yakni sejak 29 Maret hingga 14 April 2026, dan dilaksanakan di University of Social Sciences and Humanities (USSH), Vietnam National University Ho Chi Minh City. Selama program berlangsung, Alma juga menjalani kegiatan internship di Faculty of Oriental Studies sebagai bagian dari penguatan pengalaman akademik dan internasionalisasi.
Adapun rangkaian kegiatan yang diikuti meliputi orientation, campus tour dan academic orientation, academic classes, community engagement bersama asosiasi mahasiswa, cultural workshop yang memperkenalkan budaya Indonesia khususnya Minangkabau, cultural immersion untuk memahami budaya lokal Vietnam, hingga kunjungan industri pariwisata dan eksplorasi lapangan. Kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat pemahaman lintas budaya sekaligus meningkatkan kapasitas akademik dan sosial mahasiswa dalam konteks global.
Ketertarikan Alma mengikuti program ini dilatarbelakangi oleh keinginannya untuk memperoleh pengalaman belajar di luar negeri sekaligus memperluas wawasan, terutama dalam isu kesetaraan gender. “Saya tertarik karena saya memang mempunyai keinginan untuk dapat belajar di luar negeri dan program ini menyediakan sebuah kesempatan yang sangat besar untuk saya dapat berkembang sebagai seorang individu dan mendapat pengetahuan yang lebih luas, apalagi ketika bisa memilih fokus di gender equality,” ungkap Alma.

Gambar 2. Kegiatan diskusi dan pembelajaran Alma Fathiinah Rianto di USSH Vietnam dalam Program Equity, sebagai bagian dari upaya internasionalisasi dan penguatan SDGs (Gender Equality)
Dalam program tersebut, Alma menjadi satu-satunya perwakilan dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas, sesuai dengan ketentuan program yang membatasi jumlah peserta satu orang per fakultas.
Melalui program ini, Alma tidak hanya memperoleh pengalaman internasional, tetapi juga memperdalam pemahaman terhadap dinamika budaya dan isu gender melalui pendekatan riset serta interaksi langsung di lapangan. “Saya berterima kasih kepada LPDP dan UNAND karena sudah menyediakan program equity ini, karena melalui program ini lebih membuka pandangan saya terhadap budaya dan krisis gender yang terjadi melalui research yang dilakukan dalam pembentukan materi. Program ini benar-benar memberikan saya kesempatan dalam belajar menjadi lebih kritis,” tambahnya.
Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas, Prof. Dr. Ike Revita, S.S., M.Hum. beserta jajaran pimpinan FIB Unand menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas partisipasi Alma dalam program internasional tersebut. Kegiatan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat daya saing global mahasiswa serta memperluas jejaring kerja sama internasional.
Pimpinan FIB Unand juga berharap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti program ini dapat dibagikan kepada mahasiswa lainnya, sehingga mampu mendorong semangat internasionalisasi di lingkungan FIB serta memperkuat kontribusi mahasiswa dalam isu-isu global, khususnya terkait kesetaraan gender dan kebudayaan.
Humas FIB Unand: Siti Awal Syaravina, S.Hum., M.Li.















